Tidak ada yang tidak setuju, seseorang melakukan suatu hal atas dasar hobi dan kesenangan, lebih sering bisa mempertahankan konsistensinya, dari pada mereka yang melakukan suatu hal hanya karena terpaksa atau kebutuhan akan tuntutan ekonomi dan banyak hal lain....
Mengundang keterpaksaan dalam hidup, tidak akan menjadikan segala sesuatunya lebih mudah. lebih baik menyadari, kesenangan adalah satu peluang untuk menjalani hidup dengan lebih 'konsisten' dan berkelanjutan.
Bismillahirrahmanirrahiim... Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
Basmalah... Bismillahirrahmanirrahiim
Hope Allah always beside on me, beside on us... and blessing all we do. Because without Allah, we are nothing.
Start everything in the name of Allah.
Start everything in the name of Allah.
Kunjungan
Akhirnya mendapatkan petunjuk, untuk menjadikan halaman ini sebagai ruang belajar baru antara aku dan anakku. antara Shafiyyah dan Saffanah. mari kita coba -23042013-
Blogger Indonesia
Wednesday, June 19, 2013
Saturday, June 08, 2013
[ephy] merindukan kawan
kadang bermimpi itu mengobati...
tapi buat aku seringnya berguna untuk menggali inspirasi.
beberapa hari terakhir, aku sering bermimpi tentang teman-teman sekolah lagi.
yang sudah lama tidak bertemu, dan saat terbangun dari mimpi...
aku tahu, sebenarnya aku merindukan mereka.
bahkan beberapa dari mereka yang mungkin masih belum memaafkan kesalahanku di masa lalu.
semoga Allah SWT membukakan hati mereka, supaya mereka mau memaafkan segala kekonyolan dan kebodohanku di masa lalu. dan semoga Allah SWT juga melapangkan hatiku... mengakui kesalahanku dan meminta maaf dihadapan mereka kelak jika ada kesempatan bertemu lagi...
dan terimakasihku untuk semua teman, yang masih mau berteman denganku sampai hari ini....
semoga pertemanan kita bermanfaat dunia akhirat... amiin...
salam rindu.
efi
tapi buat aku seringnya berguna untuk menggali inspirasi.
beberapa hari terakhir, aku sering bermimpi tentang teman-teman sekolah lagi.
yang sudah lama tidak bertemu, dan saat terbangun dari mimpi...
aku tahu, sebenarnya aku merindukan mereka.
bahkan beberapa dari mereka yang mungkin masih belum memaafkan kesalahanku di masa lalu.
semoga Allah SWT membukakan hati mereka, supaya mereka mau memaafkan segala kekonyolan dan kebodohanku di masa lalu. dan semoga Allah SWT juga melapangkan hatiku... mengakui kesalahanku dan meminta maaf dihadapan mereka kelak jika ada kesempatan bertemu lagi...
dan terimakasihku untuk semua teman, yang masih mau berteman denganku sampai hari ini....
semoga pertemanan kita bermanfaat dunia akhirat... amiin...
salam rindu.
efi
Thursday, June 06, 2013
[ephy] kehidupan dan perjuangan
ada secuplik bagian hidup yang kadang tidak pernah kita sadari, sebenarnya kita tidak pernah mengharapkan hal itu terjadi.
tapi Tuhan punya kehendak pada setiap kehidupan hamba-Nya. keinginan dan harapan kita ada yang terwujud, ada juga yang tidak.
pengalaman ini aku sadari sebagai suatu proses kehidupan, kesenangan dan ketidak-senangan yang sering bercampur-aduk, sulit untuk disortir jika hati ini tidak dilapangkan, dan otak didinginkan.
tapi Tuhan punya kehendak pada setiap kehidupan hamba-Nya. keinginan dan harapan kita ada yang terwujud, ada juga yang tidak.
pengalaman ini aku sadari sebagai suatu proses kehidupan, kesenangan dan ketidak-senangan yang sering bercampur-aduk, sulit untuk disortir jika hati ini tidak dilapangkan, dan otak didinginkan.
Sunday, May 12, 2013
[eksplorasi bumi] anakku dan kekuatannya
sebenarnya sedih mau nuliskan cerita ini.
tapi niat utama dalam berbagi cerita kali ini adalah agar jadi pelajaran bersama, agar mungkin jika ada yang membacanya, tidak akan melakukan kesalahan yang sama...
kalau mau dikata aib, saya merasakan pengalaman ini sebagai suatu proses belajar yang cukup menegangkan dan kadang menghadirkan kelelahan ekstra di hati saya pribadi sebagai seorang ibu.
baiklah, pertama, kita bicara tentang pengalaman JATUH.
kapan kali pertama anak anda jatuh, dan tidak dalam pengawasan anda walau pun anda berada didekatnya?
Saffa kali pertama jatuh saat usianya 4 bulan. padahal dia belum bisa tengkurap sendiri. tapi dia jatuh dari ketinggian setengah meter, melewati tubuh bunda dan ayahnya yang menjadi pembatas tempat tidur.
bagaimana ceritanya sampai jatuh? saya tidak tahu. tapi sejak saat itu saya memutuskan menghindari tempat tidur dengan ketiggian lebih dari jangkauan bayi. kasur busa beralas tikar/karpet adalah solusi.
JATUH dan KERUSAKAN?
Saffa mengalami jatuh yang 'parah' kali kedua saat baru belajar jalan. usianya satu tahun saat dia mulai lancar melangkah, dan sayangnya lembar-lembar kertas koran yang berserakan di lantai membuatnya terpeleset dan jatuh tersungkur. dan menyebabkan dua gigi seri (atas) pertamanya retak.
kerusakan gigi itu tidak terlalu saya pusingkan awalnya. tapi dengan bertambahnya usia, dan banyak kebiasakan buruk dengan susu dan gula yang sulit saya atasi, gigi Saffa mengalami kerusakan yang cukup serius hari ini.
sebenarnya Saffa tidak cuma satu atau dua kali jatuh dengan hentakan pada bagian gigi depannya.
karena sering berlari dan tidak bisa me-rem langkahnya, Saffa selalu terjerembab dengan bibir yang akhirnya berdarah...
kali terakhir, adalah hari Kamis yang lalu (09052013).
karena kelalaian sang bunda, Saffa jatuh (lagi).dan bibirnya berdarah... cukup banyak, dan sang bunda sempat sangat takut kalau ada luka yang lain...
lebih dua minggu sebelumnya Saffa sudah berhasil diajak ke dokter gigi, dia mau duduk di kursi periksa dan menunjukkan gusi gigi seri-nya yang patah, bengkak.
suatu hal yang sangat istimewa untuk sang bunda, karena Saffa selalu takut diperiksa dokter sebelum-sebelumnya...
dan ternyata ada efek lain dari jatuh yang terakhir kemaren. satu gigi seri yang tersisa utuh, terbukti melukai bibir Saffa dengan serius. dan satu gigi seri yang tinggal separuh, goyang akibat jatuh kemaren...
dan sekarang sang bunda merasa sangat sangat bersalah sekali...
karena tidak sukses menjaga tumbuh kembang anak cantiknya yang super aktif dan sangat tangguh ini....
yang hebanya, Saffa hanya menangis samai sore,malamnya dia sudah bisa bercanda dan tertawa lagi sekali-pun bibirnya masih bengkak. dan hari berikutnya saat bibirnya hanya menyisakan bekas luka, ia sudah bisa tertawa dan berlarian lagi...
bahkan hari Minggu ini Saffa sudah berlarian, bermain dengan sepupunya. mengabaikan selera makannya yang merosot karena rasa sakit dimulutnya saat mengunyah makanan.
di lain cerita, setelah mencari beberapa referensi di google, memang kenyataannya, gigi baru akan tumbuh sekitar usia 6 tahun. dan kalau ada rekomendasi untuk mencabut gigi yang goyang itu... apa yang akan terjadi pada mulut Saffa?? tiga tahun tanpa gigi?
sepertinya jalan terbaik adalah konsultasi lagi ke dokter gigi.
tapi sampai malam ini Saffa belum mau membukakan mulutnya untuk diperiksa bundanya.
Semoga semuanya lebih baik esok...
dan Saffa akan dengan senang hati diajak periksa ke dokter gigi lagi.
*bunda Saffa*
tapi niat utama dalam berbagi cerita kali ini adalah agar jadi pelajaran bersama, agar mungkin jika ada yang membacanya, tidak akan melakukan kesalahan yang sama...
kalau mau dikata aib, saya merasakan pengalaman ini sebagai suatu proses belajar yang cukup menegangkan dan kadang menghadirkan kelelahan ekstra di hati saya pribadi sebagai seorang ibu.
baiklah, pertama, kita bicara tentang pengalaman JATUH.
kapan kali pertama anak anda jatuh, dan tidak dalam pengawasan anda walau pun anda berada didekatnya?
Saffa kali pertama jatuh saat usianya 4 bulan. padahal dia belum bisa tengkurap sendiri. tapi dia jatuh dari ketinggian setengah meter, melewati tubuh bunda dan ayahnya yang menjadi pembatas tempat tidur.
bagaimana ceritanya sampai jatuh? saya tidak tahu. tapi sejak saat itu saya memutuskan menghindari tempat tidur dengan ketiggian lebih dari jangkauan bayi. kasur busa beralas tikar/karpet adalah solusi.
JATUH dan KERUSAKAN?
Saffa mengalami jatuh yang 'parah' kali kedua saat baru belajar jalan. usianya satu tahun saat dia mulai lancar melangkah, dan sayangnya lembar-lembar kertas koran yang berserakan di lantai membuatnya terpeleset dan jatuh tersungkur. dan menyebabkan dua gigi seri (atas) pertamanya retak.
kerusakan gigi itu tidak terlalu saya pusingkan awalnya. tapi dengan bertambahnya usia, dan banyak kebiasakan buruk dengan susu dan gula yang sulit saya atasi, gigi Saffa mengalami kerusakan yang cukup serius hari ini.
sebenarnya Saffa tidak cuma satu atau dua kali jatuh dengan hentakan pada bagian gigi depannya.
karena sering berlari dan tidak bisa me-rem langkahnya, Saffa selalu terjerembab dengan bibir yang akhirnya berdarah...
kali terakhir, adalah hari Kamis yang lalu (09052013).
karena kelalaian sang bunda, Saffa jatuh (lagi).dan bibirnya berdarah... cukup banyak, dan sang bunda sempat sangat takut kalau ada luka yang lain...
lebih dua minggu sebelumnya Saffa sudah berhasil diajak ke dokter gigi, dia mau duduk di kursi periksa dan menunjukkan gusi gigi seri-nya yang patah, bengkak.
suatu hal yang sangat istimewa untuk sang bunda, karena Saffa selalu takut diperiksa dokter sebelum-sebelumnya...
dan ternyata ada efek lain dari jatuh yang terakhir kemaren. satu gigi seri yang tersisa utuh, terbukti melukai bibir Saffa dengan serius. dan satu gigi seri yang tinggal separuh, goyang akibat jatuh kemaren...
dan sekarang sang bunda merasa sangat sangat bersalah sekali...
karena tidak sukses menjaga tumbuh kembang anak cantiknya yang super aktif dan sangat tangguh ini....
yang hebanya, Saffa hanya menangis samai sore,malamnya dia sudah bisa bercanda dan tertawa lagi sekali-pun bibirnya masih bengkak. dan hari berikutnya saat bibirnya hanya menyisakan bekas luka, ia sudah bisa tertawa dan berlarian lagi...
bahkan hari Minggu ini Saffa sudah berlarian, bermain dengan sepupunya. mengabaikan selera makannya yang merosot karena rasa sakit dimulutnya saat mengunyah makanan.
di lain cerita, setelah mencari beberapa referensi di google, memang kenyataannya, gigi baru akan tumbuh sekitar usia 6 tahun. dan kalau ada rekomendasi untuk mencabut gigi yang goyang itu... apa yang akan terjadi pada mulut Saffa?? tiga tahun tanpa gigi?
sepertinya jalan terbaik adalah konsultasi lagi ke dokter gigi.
tapi sampai malam ini Saffa belum mau membukakan mulutnya untuk diperiksa bundanya.
Semoga semuanya lebih baik esok...
dan Saffa akan dengan senang hati diajak periksa ke dokter gigi lagi.
*bunda Saffa*
Thursday, May 02, 2013
[ephy] Ketika Percaya
ada seorang kawan baru, yang terpaut usia dua tahun lebih senior dariku. dia gadis baik, belum menikah.
kalau bahasa gaul jaman sekarang, belum bisa 'move on' dari sang mantan yang ternyata sudah menikah.
"Oh God!!"
dan dia terus dirundung ke-kalutan hati karena ternyata adik-adiknya sudah berkeluarga, dan dia belum.
orang tua sudah selalu bertanya, "kapan?"
pengalaman yang tidak menyenangkan itu membuatku ingin menuliskan sesuatu untuk kawanku itu...
seperti ini, mbak :
ada kalanya kebimbangan hati itu memang membuat kita terkesan 'labil'
tapi maunya gak begitu, kan?
orang seperti apa yang bakalan jadi pendamping hidup kita, itu rahasia Allah.
gak akan ada yang tahu, sampai waktunya itu datang, dan lelaki pilihan itu menyanggupi:
menerima perwujudanmu lahir dan batin.
dia tidak akan memandang masa lalumu yang penuh luka,
karena dia menyanggupi akan membuatmu cantik selalu dimasa depan dan menghapus semua bekas luka yang menurutmu, membuatmu jadi berpenampilan buruk rupa.
menjadi pelindung, pendamping dan pemimpinmu.
dia tidak akan pernah meributkan dari mana kamu bermula, karena kamu sudah meletakkan PERCAYAmu atas kiriman TUHANmu diatas telapak tangannya, dikedua pundaknya, dan di hatinya.
melakukan apa yang kamu minta sebagai syarat menikahimu, mas kawin dan janji lisannya, yang akan kamu pegang sebagai prinsipnya, dan kamu ikat dengan komitmennya.
dengan satu PERCAYA sepanjang usia.
itu saja mbak....
apa aku terlalu puitis?
hm, kalau kesimpulanku begini.
lelaki itu tidak akan melihat dari sekedar bagaimana kita 'yang apa adanya'
lelaki itu mungkin akan membandingkan kita dengan yang lainnya
tapi hidup dan kebaikan yang kita jalani hari ini, dengan "lillahi ta'ala".... insya Allah, Allah kelak akan memilihkan kita jodoh yang terbaik, dunia-akhirat.
itu yang aku PERCAYA.
semoga Allah memberi kemudahan jodoh padamu.
*peluk sayang, kawan baru-mu yang masih junior ini*
-ephy-
note:
you should go to this PAGE.
kalau bahasa gaul jaman sekarang, belum bisa 'move on' dari sang mantan yang ternyata sudah menikah.
"Oh God!!"
dan dia terus dirundung ke-kalutan hati karena ternyata adik-adiknya sudah berkeluarga, dan dia belum.
orang tua sudah selalu bertanya, "kapan?"
pengalaman yang tidak menyenangkan itu membuatku ingin menuliskan sesuatu untuk kawanku itu...
seperti ini, mbak :
ada kalanya kebimbangan hati itu memang membuat kita terkesan 'labil'
tapi maunya gak begitu, kan?
orang seperti apa yang bakalan jadi pendamping hidup kita, itu rahasia Allah.
gak akan ada yang tahu, sampai waktunya itu datang, dan lelaki pilihan itu menyanggupi:
menerima perwujudanmu lahir dan batin.
dia tidak akan memandang masa lalumu yang penuh luka,
karena dia menyanggupi akan membuatmu cantik selalu dimasa depan dan menghapus semua bekas luka yang menurutmu, membuatmu jadi berpenampilan buruk rupa.
menjadi pelindung, pendamping dan pemimpinmu.
dia tidak akan pernah meributkan dari mana kamu bermula, karena kamu sudah meletakkan PERCAYAmu atas kiriman TUHANmu diatas telapak tangannya, dikedua pundaknya, dan di hatinya.
melakukan apa yang kamu minta sebagai syarat menikahimu, mas kawin dan janji lisannya, yang akan kamu pegang sebagai prinsipnya, dan kamu ikat dengan komitmennya.
dengan satu PERCAYA sepanjang usia.
itu saja mbak....
apa aku terlalu puitis?
hm, kalau kesimpulanku begini.
lelaki itu tidak akan melihat dari sekedar bagaimana kita 'yang apa adanya'
lelaki itu mungkin akan membandingkan kita dengan yang lainnya
tapi hidup dan kebaikan yang kita jalani hari ini, dengan "lillahi ta'ala".... insya Allah, Allah kelak akan memilihkan kita jodoh yang terbaik, dunia-akhirat.
itu yang aku PERCAYA.
semoga Allah memberi kemudahan jodoh padamu.
*peluk sayang, kawan baru-mu yang masih junior ini*
-ephy-
note:
you should go to this PAGE.
Label:
berfikir,
mind soul,
perempuan cantik,
perempuan dewasa
Tuesday, April 23, 2013
[eksplorasi bumi] family time
perkenalkan....
ini adalah postingan pertama tentang kegiatan Saffa dan bunda di halaman ini.
yang pertama adalah perkenalan keluarga...
ini adalah dua paman Saffa yang berbeda usia sa...ngat jauh, 25 tahun.
yang pakai baju hijau adalah Om Zakiy, Saffa memanggilnya dengan sebutan 'Abi Ica' karena Om Zakiy sudah punya anak yang bernama Ica.
dan yang kecil dan masih lucu adalah Om Fatih, Saffa memanggilnya 'Om bayi' karena Saffa kenalan sama om Fatih mulai om Fatih masih baru lahir.
Saffa sendiri sekarang sudah genap 3 tahun, tapi masih belum ada solusi Saffa akan bersekolah diluar rumah. jadi Bunda membuat keputusan sementara waktu, satu tahun kedepan Saffa masih akan bersekolah dirumah bersama bunda.
Jadi, kita kenalan dengan siapa lagi sekarang???
Imtiyaz Nafisah atau Saffa memanggilnya dengan Ica, adalah anak dari Om Zakiy. usianya hanya terpaut 6 minggu dengan Saffa. Saffa sangat sayang pada Ica, kalau punya sesuatu, pasti selalu ingin berbagi dengan Ica. dan kalau beli ice cream, Saffa selalu ingat Ica suka rasa strawberry atau coklat....
dan yang terakhir di postingan ini adalah.... Ungku.... atau bahasa Indonesianya adalah 'kakek'.
Saffa selalu suka main bersama Ungku, dan kalau naik mobil Saffa akan memilih duduk didekat Ungku yang menyetir.
Ungku selalu ingat, pertama kali Saffa bisa bicara, Saffa memanggil Ungku dengan 'koko'
Baiklah... itu dulu perkenalan dari Saffa....
salam.
*Bunda Saffa*
ini adalah postingan pertama tentang kegiatan Saffa dan bunda di halaman ini.
yang pertama adalah perkenalan keluarga...
| Zakiy & Fatih |
yang pakai baju hijau adalah Om Zakiy, Saffa memanggilnya dengan sebutan 'Abi Ica' karena Om Zakiy sudah punya anak yang bernama Ica.
dan yang kecil dan masih lucu adalah Om Fatih, Saffa memanggilnya 'Om bayi' karena Saffa kenalan sama om Fatih mulai om Fatih masih baru lahir.
| Saffanah |
Jadi, kita kenalan dengan siapa lagi sekarang???
![]() |
| Ica & Saffa (IG:Shafiyyah) |
Imtiyaz Nafisah atau Saffa memanggilnya dengan Ica, adalah anak dari Om Zakiy. usianya hanya terpaut 6 minggu dengan Saffa. Saffa sangat sayang pada Ica, kalau punya sesuatu, pasti selalu ingin berbagi dengan Ica. dan kalau beli ice cream, Saffa selalu ingat Ica suka rasa strawberry atau coklat....
![]() |
| Saffa, Ungku & Ica (IG:Shafiyyah) |
dan yang terakhir di postingan ini adalah.... Ungku.... atau bahasa Indonesianya adalah 'kakek'.
Saffa selalu suka main bersama Ungku, dan kalau naik mobil Saffa akan memilih duduk didekat Ungku yang menyetir.
Ungku selalu ingat, pertama kali Saffa bisa bicara, Saffa memanggil Ungku dengan 'koko'
Baiklah... itu dulu perkenalan dari Saffa....
salam.
*Bunda Saffa*
Tuesday, February 19, 2013
[ephy] Kesabaran
ketika setiap hari kita bersabar, maka setiap hari itu juga kita akan menemukan kebahagiaan yang tak kita harapkan akan datang.
begitu saja, sangat mudah Allah memberikan keluasan dan kemudahan dalam hidup kita...
sudah pernah mencobanya?
aku melakukannya, dan hari ini aku masih bertahan menjadi diriku yang kukenal.
-phy-
begitu saja, sangat mudah Allah memberikan keluasan dan kemudahan dalam hidup kita...
sudah pernah mencobanya?
aku melakukannya, dan hari ini aku masih bertahan menjadi diriku yang kukenal.
-phy-
Monday, February 11, 2013
[ephy] Aku lahir dengan bakat
tadi aku sempat berfikir sejenak, setelah mendapatkan balasan dari penerbit yang akan segera mem-publikasi-kan karyaku. aku merasakan sesuatu, sedikit sekali... tentang bakat dan keberuntungan.
kalimatnya, "Aku lahir dengan bakat atau keberuntungan?"
menurut pemikiranku yang sejenak tadi, aku menyimpulkan kalau aku lahir dengan bakat. tapi keberuntungan yang aku dapat adalah dengan tidak berhenti berusaha, berjuang, dan terus mencoba tanpa kenal lelah.
ada banyak orang yang lahir dengan keberuntungan yang mengalir dalam darahnya, sehingga walau pun usahanya terkesan biasa saja, tetap saja orang melihatnya sebagai peruntungan besar yang didapatkan seperti dengan cuma-cuma.
tapi kenyataan yang sebenarnya yang diberikan Tuhan pada kita adalah, kita semua punya bakat. tinggal kita punya kemauan atau tidak untuk meraih keberuntungan yang digantungkan Tuhan dilangit.
lalu aku ter-ingat pada beberapa orang disekitarku.
adikku, N--. dia dalah gadis yang memiliki bakat luar biasa dengan kemampuan otak yang super. hanya saja saat ini dia tidak melihat keberuntungan yang sudah didapatkannya, sehingga sering kali dia 'terlanjur' dalam melakukan sesuatu, dengan sedikit penyesalan di bagian akhir ceritanya. tapi aku harap, dia akan menyadarinya segera, bahwa dimana pun Allah menempatkan dirinya, dia adalah seorang yang lahir dengan bakat, dan diberikan peruntungan untuk mewujudkan bakatnya.
sahabatku, N--. hari ini dia adalah dokter, dia terlahir dengan cita-cita menjadi seorang dokter. walau kata beberapa teman sepanjang masa sekolahnya dia tidak selalu ber-untung, tapi hari ini dia adalah satu-satunya diantara kami ber-5 yang benar-benar jadi dokter. dan itu semua adalah karena usaha dan kerja kerasnya, sikapnya yang pantang menyerah.
....
papaku, beliau adalah seseorang yang lahir dengan bakat, bakat luar biasa dalam memahami dan mendalami agama. sesoerang yang lahir dengan bakat, menjaga konsistensi, merawat kepercayaan orang lain, dan membesarkan bakat-bakat lain yang akan mendukung kerja kerasnya. peruntungan yang diraihnya hari ini adalah karena kerja keras, bukan sesuatu yang jatuh dari langit tiba-tiba. semua ber-urutan, didapatkan sedikit demi sedikit...
dan aku merasakannya.
aku dilahirkan dengan bakat, aku dibesarkan dengan kesabaran, aku melalui semuanya dengan kegigihan. sekali pun berat tantangan kadang menjadi sandungan, jatuh dan harus bangkit lagi....
aku akan tetap berdiri dan mencoba melangkah lagi. itu bakatku, yang membuatku meraih apa inginku hari ini...
kamu?
*ephy*
someone that want to be better everyday.
kalimatnya, "Aku lahir dengan bakat atau keberuntungan?"
menurut pemikiranku yang sejenak tadi, aku menyimpulkan kalau aku lahir dengan bakat. tapi keberuntungan yang aku dapat adalah dengan tidak berhenti berusaha, berjuang, dan terus mencoba tanpa kenal lelah.
ada banyak orang yang lahir dengan keberuntungan yang mengalir dalam darahnya, sehingga walau pun usahanya terkesan biasa saja, tetap saja orang melihatnya sebagai peruntungan besar yang didapatkan seperti dengan cuma-cuma.
tapi kenyataan yang sebenarnya yang diberikan Tuhan pada kita adalah, kita semua punya bakat. tinggal kita punya kemauan atau tidak untuk meraih keberuntungan yang digantungkan Tuhan dilangit.
lalu aku ter-ingat pada beberapa orang disekitarku.
adikku, N--. dia dalah gadis yang memiliki bakat luar biasa dengan kemampuan otak yang super. hanya saja saat ini dia tidak melihat keberuntungan yang sudah didapatkannya, sehingga sering kali dia 'terlanjur' dalam melakukan sesuatu, dengan sedikit penyesalan di bagian akhir ceritanya. tapi aku harap, dia akan menyadarinya segera, bahwa dimana pun Allah menempatkan dirinya, dia adalah seorang yang lahir dengan bakat, dan diberikan peruntungan untuk mewujudkan bakatnya.
sahabatku, N--. hari ini dia adalah dokter, dia terlahir dengan cita-cita menjadi seorang dokter. walau kata beberapa teman sepanjang masa sekolahnya dia tidak selalu ber-untung, tapi hari ini dia adalah satu-satunya diantara kami ber-5 yang benar-benar jadi dokter. dan itu semua adalah karena usaha dan kerja kerasnya, sikapnya yang pantang menyerah.
....
papaku, beliau adalah seseorang yang lahir dengan bakat, bakat luar biasa dalam memahami dan mendalami agama. sesoerang yang lahir dengan bakat, menjaga konsistensi, merawat kepercayaan orang lain, dan membesarkan bakat-bakat lain yang akan mendukung kerja kerasnya. peruntungan yang diraihnya hari ini adalah karena kerja keras, bukan sesuatu yang jatuh dari langit tiba-tiba. semua ber-urutan, didapatkan sedikit demi sedikit...
dan aku merasakannya.
aku dilahirkan dengan bakat, aku dibesarkan dengan kesabaran, aku melalui semuanya dengan kegigihan. sekali pun berat tantangan kadang menjadi sandungan, jatuh dan harus bangkit lagi....
aku akan tetap berdiri dan mencoba melangkah lagi. itu bakatku, yang membuatku meraih apa inginku hari ini...
kamu?
*ephy*
someone that want to be better everyday.
Tuesday, January 29, 2013
[ephy] Perempuan dan Kehamilan
eh, kenapa jadi kepikiran soal ini ya pagi-pagi?
udah lama banget gak nulis, tapi yang terlintas tentang ini...
gara-gara-nya kemaren lagi datang bulan... perut melilit gak karuan (dilepen), padahal gak biasa-biasanya sakit...
kalau pun ada sakit biasanya gak sampai gak bisa ngapa-ngapain. tapi yang ada kemaren cuma pengen tiduran aja...
lalu kembali teringat dengan kehamilan dan proses perjalanannya...
ada banyak alasan kenapa perempuan diberi sakit saat datang bulan, salah satu-nya adalah, karena ketika hamil, lalu melahirkan... konon rasanya lebih sakit dari semua rasa sakit yang pernah ada.
ini bukan dalam rangka menakut-nakuti, atau membuat sesuatu jadi tampak menyeramkan.
ada kodrat yang memang diberikan kepada wanita, yang mana imbalannya jauh lebih besar dan lebih baik dari apa-pun yang ada di dunia.
begitu cemburu-nya perempuan-perempuan menikah yang belum diberi kesempatan untuk hamil, pada perempuan-perempuan subur yang bisa hamil kapan saja mereka 'berhubungan intim'
begitu iri-nya ibu-ibu yang mengajar di sekolah taman kanak-kanak, tapi mereka sendiri belum menggendong anak-anak lucu dan hebat yang lahir dari rahim mereka...
ada batasan yang diciptakan oleh Tuhan, ada aturan yang ditetapkan dalam agama yang kita yakini, dan Allah memberikan kesempatan yang sama pada semua perempuan. sekali pun ada keterbatasan, tapi kita tidak juga ber-hak menghakimi apa keputusan yang Allah jadikan pada kehidupan kita.
aku kembali teringat pada kawan-kawan yang hamil sebelum menikah, melakukan 'hubungan suami istri' tanpa mau menanggung resiko-nya. ah... ya...
setiap manusia punya jalannya masing-masing.
tapi aku masih terus berdoa, untuk semua temanku yang sudah menyempurnakan separuh imannya dengan menikah, dan belum dikaruniai anak-anak... semoga Allah memberikan kalian generasi penerus yang hebat...
pesan orang tua-ku dulu...
anak itu adalah pengikat, tidak peduli sakit dan sulitnya saat hamil, melahirkan dan membesarkan mereka.
kalau kamu ikhlas, Allah akan berikan berapa-pun yang kamu mau dan kamu mampu.
tapi, kamu harus melapangkan hati-mu, jangan lagi ber-prasangka akan apa yang Allah tunda dan Allah segerakan bagimu.
semoga ini bisa jadi pelajaran bagiku juga, sungguh... rasa sakit saat haid itu tidak seberapa, tidak sebanding dengan perjuangan menjadikan anak-anak kita kelak menjadi manusia yang berarti bagi dunia..
jangan lagi dikeluhkan, karena mengeluh bukan solusi....
dinikmati saja, karena kelah akan ada keikhlasan yang hadir dan memudahkan jalan kita...
amiin...
salam hangat penuh rindu dan harap
semoga Allah segera memberiku amanah yang berikutnya.
'ephy'
udah lama banget gak nulis, tapi yang terlintas tentang ini...
gara-gara-nya kemaren lagi datang bulan... perut melilit gak karuan (dilepen), padahal gak biasa-biasanya sakit...
kalau pun ada sakit biasanya gak sampai gak bisa ngapa-ngapain. tapi yang ada kemaren cuma pengen tiduran aja...
lalu kembali teringat dengan kehamilan dan proses perjalanannya...
ada banyak alasan kenapa perempuan diberi sakit saat datang bulan, salah satu-nya adalah, karena ketika hamil, lalu melahirkan... konon rasanya lebih sakit dari semua rasa sakit yang pernah ada.
ini bukan dalam rangka menakut-nakuti, atau membuat sesuatu jadi tampak menyeramkan.
ada kodrat yang memang diberikan kepada wanita, yang mana imbalannya jauh lebih besar dan lebih baik dari apa-pun yang ada di dunia.
begitu cemburu-nya perempuan-perempuan menikah yang belum diberi kesempatan untuk hamil, pada perempuan-perempuan subur yang bisa hamil kapan saja mereka 'berhubungan intim'
begitu iri-nya ibu-ibu yang mengajar di sekolah taman kanak-kanak, tapi mereka sendiri belum menggendong anak-anak lucu dan hebat yang lahir dari rahim mereka...
ada batasan yang diciptakan oleh Tuhan, ada aturan yang ditetapkan dalam agama yang kita yakini, dan Allah memberikan kesempatan yang sama pada semua perempuan. sekali pun ada keterbatasan, tapi kita tidak juga ber-hak menghakimi apa keputusan yang Allah jadikan pada kehidupan kita.
aku kembali teringat pada kawan-kawan yang hamil sebelum menikah, melakukan 'hubungan suami istri' tanpa mau menanggung resiko-nya. ah... ya...
setiap manusia punya jalannya masing-masing.
tapi aku masih terus berdoa, untuk semua temanku yang sudah menyempurnakan separuh imannya dengan menikah, dan belum dikaruniai anak-anak... semoga Allah memberikan kalian generasi penerus yang hebat...
pesan orang tua-ku dulu...
anak itu adalah pengikat, tidak peduli sakit dan sulitnya saat hamil, melahirkan dan membesarkan mereka.
kalau kamu ikhlas, Allah akan berikan berapa-pun yang kamu mau dan kamu mampu.
tapi, kamu harus melapangkan hati-mu, jangan lagi ber-prasangka akan apa yang Allah tunda dan Allah segerakan bagimu.
semoga ini bisa jadi pelajaran bagiku juga, sungguh... rasa sakit saat haid itu tidak seberapa, tidak sebanding dengan perjuangan menjadikan anak-anak kita kelak menjadi manusia yang berarti bagi dunia..
jangan lagi dikeluhkan, karena mengeluh bukan solusi....
dinikmati saja, karena kelah akan ada keikhlasan yang hadir dan memudahkan jalan kita...
amiin...
salam hangat penuh rindu dan harap
semoga Allah segera memberiku amanah yang berikutnya.
'ephy'
Wednesday, January 09, 2013
Islam itu satu
aku tidak punya judul yang pantas untuk postingan ini.
awalnya teringat tentang seorang teman, sebut saja dia '33', yang kehidupannya dipenuhi dengan kesenangan-kesenangan dunia, yang tidak pernah aku 'coba'. entah karena aku termasuk golongan kolot atau yang suka cari aman, dan aku membenarkan semua tindakanku karena aku tidak mengambil resiko dalam ber-agama.
aku tidak ber-senang-senang dengan cara temanku itu, aku tidak memandang hidup seperti dia melakukannya. dan memang kalau dunia melihatku bersanding dengan dia, sungguh dunia kami sangat 'njomplang' sekali pun kami mengaku berteman, dunia akan sulit untuk percaya.
diantara pertemananku dengan 33, aku berteman dengan 40. dia adalah sahabat karib 33. lebih akrab dan lebih dekat dari pada aku. tapi karakter 40 dan aku dari cara kami ber-senang-senang juga tidak bisa disamakan dengan 33. kami sungguh bagai air, tanah, dan api.
tapi kami ber-teman.
aku berusaha mencari, apa yang melandasi pemikiran 33 sehingga dia ; masih belum menikah di usianya yang hari ini (aku dan 40 sudah menikah), masih menggemari banyak kegemaran abg (aku berhenti saat menikah, sedangkan 40 sangat jarang menunjukkan kegemarannya yang bersifat duniawi), dan yang terakhir yang paling membuatku 'mulas' -kadang-kadang- adalah caranya menyikapi tanggapan-tanggapanku tentang bagaimana dia meng'idolakan manusia.
lalu aku mampir ke halaman 'facebook' nya dan menemukan istilah Islam Moderat. aku bertanya, ya... ada yang bertanya di dalam diriku, apa itu Islam Moderat?
saat istilah Islam Liberal muncul, aku juga tidak mengerti, saat ada yang memadan-kan Islam dengan Sekuler, aku cenderung mengabaikannya.
kalau ada yang meng-anggapku bodoh, atau 'idiot' sekali pun, aku mungkin juga tidak akan pusing. aku sungguh tidak mengerti, kenapa mereka membuat 'klasifikasi' dalam agama? kenapa harus ada pengelompokan, golongan, dan jenis dalam satu agama yang kita yakini kebenarannya?
di Indonesia sudah cukup banyak golongan, tapi yang aku tidak pernah mengerti, mereka seakan ingin menjatuhkan kebenaran atas keyakinan kawannya. aku tidak tahu, apa itu benar? sekali pun ada pembenaran untuk me-nyalahkan keyakinan orang lain, apa dengan begitu kita harus ber-musuhan?
aku mencoba mencari lewat google-search, tentang Islam Moderat.
sebenarnya aku tidak benar-benar membaca semuanya. tapi yang aku tahu, mereka menuliskannya seperti sesuatu yang mereka sangat paham tentang bagaimana Islam yang baik dengan klasifikasi mereka masing-masing.
mereka bicara seperti orang paling pintar, dan mereka tidak tahu bahwa mereka sebenarnya telah membuat perpecahan yang berbentuk retakan-retakan setipis rambut pada dinding islam yang kokoh.
aku tidak akan mengatakan tentang kebenaran yang aku tahu, aku hanya ingin mendengar mereka bicara Islam tanpa embel-embel dibelakangnya. Islam, hanya satu. ISLAM, itu saja. tanpa nama belakang.
bisa?
kapan?
masih ada waktu-kan? memperbaiki ke-satuan Islam...
walau ada hadits yang mengatakan bahwa memang akan ada ber-puluh golongan Islam nanti-nya. bagiku yang kolot ini, hanya kesatuan kita dalam menjalankan yang benar sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah yang akan membawa islam pada kebaikan.
apa yang Allah wahyukan dalam kitab-Nya, ada hal-hal logis dan yang tidak logis, hanya saja, ketika kita yakin, kebenaran itu akan membawa kebaikan, maka sungguh pertentangan hanya akan jadi tumpukan sampah tak berguna yang diabaikan.
mungkin ada salah-salah kata disini.
akan ada bagian yang menyakitkan untuk dibaca.
saya mohon maaf, karena saya terlalu bodoh dan hina untuk bicara tentang kebenaran.
semoga masih ada kesempatan bagi saya untuk belajar.
-ephy-
eksplorasi diri dalam keyakinan yang satu.
cek daftar link :
moderat 1
moderat 2
moderat 3
moderat 4
golongan 1
golongan 2
awalnya teringat tentang seorang teman, sebut saja dia '33', yang kehidupannya dipenuhi dengan kesenangan-kesenangan dunia, yang tidak pernah aku 'coba'. entah karena aku termasuk golongan kolot atau yang suka cari aman, dan aku membenarkan semua tindakanku karena aku tidak mengambil resiko dalam ber-agama.
aku tidak ber-senang-senang dengan cara temanku itu, aku tidak memandang hidup seperti dia melakukannya. dan memang kalau dunia melihatku bersanding dengan dia, sungguh dunia kami sangat 'njomplang' sekali pun kami mengaku berteman, dunia akan sulit untuk percaya.
diantara pertemananku dengan 33, aku berteman dengan 40. dia adalah sahabat karib 33. lebih akrab dan lebih dekat dari pada aku. tapi karakter 40 dan aku dari cara kami ber-senang-senang juga tidak bisa disamakan dengan 33. kami sungguh bagai air, tanah, dan api.
tapi kami ber-teman.
aku berusaha mencari, apa yang melandasi pemikiran 33 sehingga dia ; masih belum menikah di usianya yang hari ini (aku dan 40 sudah menikah), masih menggemari banyak kegemaran abg (aku berhenti saat menikah, sedangkan 40 sangat jarang menunjukkan kegemarannya yang bersifat duniawi), dan yang terakhir yang paling membuatku 'mulas' -kadang-kadang- adalah caranya menyikapi tanggapan-tanggapanku tentang bagaimana dia meng'idolakan manusia.
lalu aku mampir ke halaman 'facebook' nya dan menemukan istilah Islam Moderat. aku bertanya, ya... ada yang bertanya di dalam diriku, apa itu Islam Moderat?
saat istilah Islam Liberal muncul, aku juga tidak mengerti, saat ada yang memadan-kan Islam dengan Sekuler, aku cenderung mengabaikannya.
kalau ada yang meng-anggapku bodoh, atau 'idiot' sekali pun, aku mungkin juga tidak akan pusing. aku sungguh tidak mengerti, kenapa mereka membuat 'klasifikasi' dalam agama? kenapa harus ada pengelompokan, golongan, dan jenis dalam satu agama yang kita yakini kebenarannya?
di Indonesia sudah cukup banyak golongan, tapi yang aku tidak pernah mengerti, mereka seakan ingin menjatuhkan kebenaran atas keyakinan kawannya. aku tidak tahu, apa itu benar? sekali pun ada pembenaran untuk me-nyalahkan keyakinan orang lain, apa dengan begitu kita harus ber-musuhan?
aku mencoba mencari lewat google-search, tentang Islam Moderat.
sebenarnya aku tidak benar-benar membaca semuanya. tapi yang aku tahu, mereka menuliskannya seperti sesuatu yang mereka sangat paham tentang bagaimana Islam yang baik dengan klasifikasi mereka masing-masing.
mereka bicara seperti orang paling pintar, dan mereka tidak tahu bahwa mereka sebenarnya telah membuat perpecahan yang berbentuk retakan-retakan setipis rambut pada dinding islam yang kokoh.
aku tidak akan mengatakan tentang kebenaran yang aku tahu, aku hanya ingin mendengar mereka bicara Islam tanpa embel-embel dibelakangnya. Islam, hanya satu. ISLAM, itu saja. tanpa nama belakang.
bisa?
kapan?
masih ada waktu-kan? memperbaiki ke-satuan Islam...
walau ada hadits yang mengatakan bahwa memang akan ada ber-puluh golongan Islam nanti-nya. bagiku yang kolot ini, hanya kesatuan kita dalam menjalankan yang benar sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah yang akan membawa islam pada kebaikan.
apa yang Allah wahyukan dalam kitab-Nya, ada hal-hal logis dan yang tidak logis, hanya saja, ketika kita yakin, kebenaran itu akan membawa kebaikan, maka sungguh pertentangan hanya akan jadi tumpukan sampah tak berguna yang diabaikan.
mungkin ada salah-salah kata disini.
akan ada bagian yang menyakitkan untuk dibaca.
saya mohon maaf, karena saya terlalu bodoh dan hina untuk bicara tentang kebenaran.
semoga masih ada kesempatan bagi saya untuk belajar.
-ephy-
eksplorasi diri dalam keyakinan yang satu.
cek daftar link :
moderat 1
moderat 2
moderat 3
moderat 4
golongan 1
golongan 2
Subscribe to:
Posts (Atom)



