Basmalah... Bismillahirrahmanirrahiim

Hope Allah always beside on me, beside on us... and blessing all we do. Because without Allah, we are nothing.
Start everything in the name of Allah.

Kunjungan

Akhirnya mendapatkan petunjuk, untuk menjadikan halaman ini sebagai ruang belajar baru antara aku dan anakku. antara Shafiyyah dan Saffanah. mari kita coba -23042013-
free counters
Blogger Indonesia
Showing posts with label berfikir. Show all posts
Showing posts with label berfikir. Show all posts

Thursday, December 05, 2013

[ephy] Jangan Menyerah, Berserahlah

dalam setiap sujud, aku berdoa, meminta, tapi tak pernah semua yang kuminta pada-Nya, terjadi begitu saja...

selalu ada banyak hal yang tidak aku suka muncul kehadapan, terlihat di permukaan, dan berbayang-bayang pada setiap langkah yang aku pilih.

tapi papaku bilang, "Jangan Menyerah, Berserahlah, Serahkan semua urusan pada Allah."

Wednesday, October 30, 2013

[ephy] Khianat : kepengecutan di antara regang nyawa

Rasanya. 
Setelah sekian panjang usiaku, aku banyak belajar, ada satu hal yang akhirnya aku sadari sebagai suatu hal yang amat berat untuk dihadapi. Suatu hal yang sulit bagiku untuk dimaafkan, dan sepertinya juga hanya para Nabi dan Rasul yang akan punya jiwa besar dalam menghadapi hal ini, Pengkhianatan.

Thursday, June 06, 2013

[ephy] kehidupan dan perjuangan

ada secuplik bagian hidup yang kadang tidak pernah kita sadari, sebenarnya kita tidak pernah mengharapkan hal itu terjadi.
tapi Tuhan punya kehendak pada setiap kehidupan hamba-Nya. keinginan dan harapan kita ada  yang terwujud, ada juga yang tidak.

pengalaman ini aku sadari sebagai suatu proses kehidupan, kesenangan dan ketidak-senangan yang sering bercampur-aduk, sulit untuk disortir jika hati ini tidak dilapangkan, dan otak didinginkan.



Thursday, May 02, 2013

[ephy] Ketika Percaya

ada seorang kawan baru, yang terpaut usia dua tahun lebih senior dariku. dia gadis baik, belum menikah.
kalau bahasa gaul jaman sekarang, belum bisa 'move on' dari sang mantan yang ternyata sudah menikah.
"Oh God!!"
dan dia terus dirundung ke-kalutan hati karena ternyata adik-adiknya sudah berkeluarga, dan dia belum.
orang tua sudah selalu bertanya, "kapan?"

pengalaman yang tidak menyenangkan itu membuatku ingin menuliskan sesuatu untuk kawanku itu...


seperti ini, mbak :


ada kalanya kebimbangan hati itu memang membuat kita terkesan 'labil'
tapi maunya gak begitu, kan?
orang seperti apa yang bakalan jadi pendamping hidup kita, itu rahasia Allah.

gak akan ada yang tahu, sampai waktunya itu datang, dan lelaki pilihan itu menyanggupi:


menerima perwujudanmu lahir dan batin.

dia tidak akan memandang masa lalumu yang penuh luka, 
karena dia menyanggupi akan membuatmu cantik selalu dimasa depan dan menghapus semua bekas luka yang menurutmu, membuatmu jadi berpenampilan buruk rupa.


menjadi pelindung, pendamping dan pemimpinmu.

dia tidak akan pernah meributkan dari mana kamu bermula, karena kamu sudah meletakkan PERCAYAmu atas kiriman TUHANmu diatas telapak tangannya, dikedua pundaknya, dan di hatinya.


melakukan apa yang kamu minta sebagai syarat menikahimu, mas kawin dan janji lisannya, yang akan kamu pegang sebagai prinsipnya, dan kamu ikat dengan komitmennya.

dengan satu PERCAYA sepanjang usia.

itu saja mbak....
apa aku terlalu puitis?
hm, kalau kesimpulanku begini.

lelaki itu tidak akan melihat dari sekedar bagaimana kita 'yang apa adanya'

lelaki itu mungkin akan membandingkan kita dengan yang lainnya

tapi hidup dan kebaikan yang kita jalani hari ini, dengan "lillahi ta'ala".... insya Allah, Allah kelak akan memilihkan kita jodoh yang terbaik, dunia-akhirat.


itu yang aku PERCAYA.


semoga Allah memberi kemudahan jodoh padamu.


*peluk sayang, kawan baru-mu yang masih junior ini*

-ephy-


note:

you should go to this PAGE.

Wednesday, January 09, 2013

Islam itu satu

aku tidak punya judul yang pantas untuk postingan ini.

awalnya teringat tentang seorang teman, sebut saja dia '33', yang kehidupannya dipenuhi dengan kesenangan-kesenangan dunia, yang tidak pernah aku 'coba'. entah karena aku termasuk golongan kolot atau yang suka cari aman, dan aku membenarkan semua tindakanku karena aku tidak mengambil resiko dalam ber-agama.
aku tidak ber-senang-senang dengan cara temanku itu, aku tidak memandang hidup seperti dia melakukannya. dan memang kalau dunia melihatku bersanding dengan dia, sungguh dunia kami sangat 'njomplang' sekali pun kami mengaku berteman, dunia akan sulit untuk percaya.
diantara pertemananku dengan 33, aku berteman dengan 40. dia adalah sahabat karib 33. lebih akrab dan lebih dekat dari pada aku. tapi karakter 40 dan aku dari cara kami ber-senang-senang juga tidak bisa disamakan dengan 33. kami sungguh bagai air, tanah, dan api.
tapi kami ber-teman.

aku berusaha mencari, apa yang melandasi pemikiran 33 sehingga dia ; masih belum menikah di usianya yang hari ini (aku dan 40 sudah menikah), masih menggemari banyak kegemaran abg (aku berhenti saat menikah, sedangkan 40 sangat jarang menunjukkan kegemarannya yang bersifat duniawi), dan yang terakhir yang paling membuatku 'mulas' -kadang-kadang- adalah caranya menyikapi tanggapan-tanggapanku tentang bagaimana dia meng'idolakan manusia.

lalu aku mampir ke halaman 'facebook' nya dan menemukan istilah Islam Moderat. aku bertanya, ya... ada yang bertanya di dalam diriku, apa itu Islam Moderat?

saat istilah Islam Liberal muncul, aku juga tidak mengerti, saat ada yang memadan-kan Islam dengan Sekuler, aku cenderung mengabaikannya.
kalau ada yang meng-anggapku bodoh, atau 'idiot' sekali pun, aku mungkin juga tidak akan pusing. aku sungguh tidak mengerti, kenapa mereka membuat 'klasifikasi' dalam agama? kenapa harus ada pengelompokan, golongan, dan jenis dalam satu agama yang kita yakini kebenarannya?
di Indonesia sudah cukup banyak golongan, tapi yang aku tidak pernah mengerti, mereka seakan ingin menjatuhkan kebenaran atas keyakinan kawannya. aku tidak tahu, apa itu benar? sekali pun ada pembenaran untuk me-nyalahkan keyakinan orang lain, apa dengan begitu kita harus ber-musuhan?

aku mencoba mencari lewat google-search, tentang Islam Moderat.
sebenarnya aku tidak benar-benar membaca semuanya. tapi yang aku tahu, mereka menuliskannya seperti sesuatu yang mereka sangat paham tentang bagaimana Islam yang baik dengan klasifikasi mereka masing-masing.
mereka bicara seperti orang paling pintar, dan mereka tidak tahu bahwa mereka sebenarnya telah membuat perpecahan yang berbentuk retakan-retakan setipis rambut pada dinding islam yang kokoh.

aku tidak akan mengatakan tentang kebenaran yang aku tahu, aku hanya ingin mendengar mereka bicara Islam tanpa embel-embel dibelakangnya. Islam, hanya satu. ISLAM, itu saja. tanpa nama belakang.

bisa?
kapan?
masih ada waktu-kan? memperbaiki ke-satuan Islam...

walau ada hadits yang mengatakan bahwa memang akan ada ber-puluh golongan Islam nanti-nya. bagiku yang kolot ini, hanya kesatuan kita dalam menjalankan yang benar sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah yang akan membawa islam pada kebaikan.
apa yang Allah wahyukan dalam kitab-Nya, ada hal-hal logis dan yang tidak logis, hanya saja, ketika kita yakin, kebenaran itu akan membawa kebaikan, maka sungguh pertentangan hanya akan jadi tumpukan sampah tak berguna yang diabaikan.

mungkin ada salah-salah kata disini.
akan ada bagian yang menyakitkan untuk dibaca.
saya mohon maaf, karena saya terlalu bodoh dan hina untuk bicara tentang kebenaran.
semoga masih ada kesempatan bagi saya untuk belajar.


-ephy-
eksplorasi diri dalam keyakinan yang satu.


cek daftar link :
moderat 1
moderat 2
moderat 3
moderat 4
golongan 1
golongan 2

Monday, December 03, 2012

Semangkuk Cinta Sedanau Persahabatan


Lia n Faizal
Ada satu kisah, tentang apa yang mereka kenal dengan KETULUSAN yang dibagi. Aku begitu mengagumi kebetulan yang Allah ciptakan dalam hidupku. Aku bersyukur karena Allah selalu memberiku kesempatan untuk mendapatkan kejutan-kejutan manis di setiap tarikan nafas hidupku.
Aku tidak selalu beruntung, kadang juga ada yang tidak menyenangkan yang ahrus aku hadapi sebagai manusia, seperti yang lain juga. dan percikan-percikan kebahagiaan yang kadang tidak bisa aku bagi dengan mereka... harus aku tuliskan. Agar aku tidak meledak dan melompat terbang tanpa tahu dimana harus turun dan menjadi sesuatu yang menghangatkan.
Ini cerita tentang sesuatu yang terjadi tadi malam. ini tentang sesuatu yang aku rasa adalah KEMENANGAN, terletak diantara kesabaran dan ketabahan.
Aku cukup lama bertahan untuk tidak bertemu dengan kawan-kawan lama. Aku cukup banyak menghabiskan waktu hanya di rumah dan berkutat dengan interaksi dunia maya. hanya terhubung via jejaring sosial. bahkan tidak menemukan terlalu banyak pembaca yang mungkin bisa aku ajak berdiskusi tentang karyaku.
Kalau kalian membaca beberapa postingan sebelum ini, tentang seorang gadis bernama Lya. Tadi malam (02122012) dia barusan melangsungkan reepsi pernikahannya. dan aku harus meluangkan waktu yang ekstra untuk bisa hadir, karena ada terlalu banyak pekerjaan yang tak bisa aku abaikan.
Aku hadir, menikmati keramaian bersama anak dan suamiku. dan dari sekian lama aku duduk sambil menikmati hidangan. aku hanya menemukan sedikit wajah-wajah yang aku kenal dari tetamu yang hadir.
Beberapa kawan Lia yang adalah adik kelasku, ada yang hadir bersama teman, orang tua, pacar....
Setelah selesai ber-santap, sudah lewat jam 8 malam, aku berpamitan dengan beberapa orang yang memang aku kenal. aku sebut nama saja... Fatma, dan salah satu adik Lia yang sering mengantarnya kemana-mana...
Lalu, saat aku menoleh kembali ke arah ruang resepsi yang sedang ramai, untuk menemukan anak dan suamiku yang sempat tertinggal oleh langkahku, aku menemukan wajah seorang kakak kelasku.... dan ta...ra....
ternyata, dia adalah adik dari pengantin Pria....
kebetulan yang menyenangkan, dan percikan kesenangan yang tidak terkatakan.... karena adik dari kakak kelasku yang aku temui di pintu masuk, adalah kakak dari seorang teman se-kelasku waktu aku kelas 2 SMA.
Owh......
dan jadilah ada reuni sekejap. Suamiku yang sudah melangkah lebih dulu meninggalkanku yang masih ngobrol dengan teman lamaku... Nita... akhirnya tidak sempat ikut foto bersama, karena Nita berhasil menarikku ke pelaminan, mengajak foto bersama pengantin. dan aku menyempatkan diri untuk menyapa kedua orang tua Nita. owh....
sekeluar-nya aku dari gedung tempat acara... rasa-nya sungguh bahagia ini meledak.... dan bagai kembang api yang meluncur ke langit... aku menyisakan aroma mesiu.... kebahagiaan atas sebuah perjalanan hidup yang tak selalu wangi... tak selalu mudah.
dan ini-lah kisah tentang semangkuk cinta... yang tak akan ada habisnya, karena ada sedanau persahabatan yang air-nya terus bertambah dan terus bertambah... tak pernah menyusut... tak akan mengering... karena aku menjaganya, sebagai sesuatu yang berharga dalam hidupku.

Terimakasih Ya Allah... atas kejutan indah di dua desember 2012. Semoga akan ada pertemuan-pertemuan yang lebih indah dan membahagiakan, dari se-danau persahabatan yang Engkau anugerahi padaku. Amiin...


Malang, 3 Desember 2012 - pagi. 







Tuesday, October 30, 2012

Thinking what I'am Thinking - Find your Heart

pagi ini saya menemukan twitt-twitt sedih di timeline akun twitter saya.
kenapa orang2 yang saya ikuti celotehnya sedang meruntuki kesedihan mereka seputar masih jomblo, belom ketemu jodoh, atau bahkan yang lebih menyedihkan adalah mereka terkesan - seakan-akan - sedang memaki Tuhan yang adalah Maha Adil pada setiap kehidupan hamba-Nya.

seharusnya saya bisa saja tidak mempedulikan apa yang mereka celotehkan, hanya saja saya menyayangi teman-teman saya itu. sekali pun belum pernah bertemu mukua, baru kenalan ditwitter, atau bahkan mereka tidak saya kenal sama sekali. Please... kalian harus tau, kesedihan itu bukan untuk diruntuki seperti itu.

apa pun alasannya, saya sungguh tidak terima kalau ada yang memaki Tuhan hanya karena diputusin pacar, calon suami, atau bahkan teman yang gak teman sama sekali.

berpikirlah dengan pemikiran yang terbuka, janganmenutup hatimu karena dera kesedihan yang harus kamu hadapi. karena Tuhan selalu mendengarkan doa hamba-Nya yang meminta, bahkan dengan air mata.

FIND YOUR HEART (#FindUrHeart)

sebenarnya, saya punya solusi, bagi siapa saja yang mau. mudah, dan gratis. gak perlu bayar untuk sesi apa pun. ini bukan bisnis, ini adalah cara saya berbagi kesenangan untuk menghidupkan kembali duniamu yang diruntuhi kesedihan akan kehilangan atau bahkan kesunyian.
saya hanya ingin membantu, tidak ada maksud mencampuri urusanmu dengan Tuhanmu, atau mengatur masa depanmu yang sudah diaturkan oleh Tuhanmu.
aku hanya percaya, berbagi itu bisa meringankan beban. jangan kamu pikul sendiri, karena ada tempat berbagi yang selalu menyediakan ruang untukmu, untukmu yang belum menemukan hatimu.....

Thinking what I'am Thinking?

menjadi seseorang yang berarti bagi orang lain, ada dengan banyak cara...
saya menemukan Diana Rikasari yang berkreasi dengan wedges dan UP -nya, saya selalu tersenyum menemukan foto2nya di IG, atau celoteh-nya di twitterland saya....
saya mencoba berkenalan dengan Muhammad Assad yang sudah mengkaryakan beberapa buku menarik, menginspirasi...
saya berteman dengan uni Dian Onasis, dan mengagumi kegigihannya dalam menjalani bahtera kehidupan yang tidak pernah terus-menerus menyenangkan dan mudah....
saya berteman dengan Lya Firdausy, Bintang Cahya, dan mencoba menemukan mereka .... Citra Rizcha Maya, Ades Justitia, dan masih banyak yang lainnya.....
mereka yang berbagi dengan kebahagiaan, dan menghapuskan kesedihan dengan tidak menuangkan airmata... (sekali pun aku tau, air mata tak pernah sia-sia)

kalau kamu mau menemukan mereka yang aku sebut, silahkan cek twitter, blog mereka, atau bahkan di facebook?


berbagi-lah, dan jadilah seseorang yang bijaksana dalam menghadapi kesedihan, kesunyian, bahkan usia yang bertambah.

thanks to #WarungBlogger


-ephy-
dedicated to all my friend.

Thursday, June 07, 2012

Bukan Salah Mereka

bekas sisa tusukan infus..... di tangan kananku pagi ini (7/6/2012)



Ini adalah sesuatu yang tidak menyenangkan yang terjadi kemaren (6/6/2012)
bukan tanpa alasan, ketika adikku yang bontot lagi pengen cemilan pedas ini, dan aku meng-amini untuk beli-beli.
dan kemaren pagi, aku sarapan cemilan ini dengan semangat!
hm, padahal sehari sebelumnya aku barusan puasa, dan dihari aku beli cemilan ini, aku baru menghabiskan dua botol yougurt yang yummy...
memang dasarnya perut yang bermasalah, memang dasarnya sistem pencernaan sudah terkontaminasi.
setelah paginya sarapan cemilan super pedas ini, siangnya suami minta sambel goreng yang juga 'mak-nyus'!!!!
jam satu siang pergi antar suami, selanjutnya beli jus...
strowberry!!! + mangga!!! dan asam lambung MELEDAK!!!
perut sebah, dan sekalipun sudah dikendalikan, tidak bisa mengalahkan ulu hati yang sudah mengembang seperti kerupuk digoreng!

dan jam 8 malam lewat, aku terbaring di salah satu bed IRD RS yang ada dikotaku!

dan pada dasarnya, manusia gak ada yang suka menahan sakit, apa lagi kalau tidur salah, duduk juga salah...
akhirnya dokter menyarankan untuk menghabiskan 2 ampul infus, karena aku sudah terlanjur dehidrasi, dengan tensi darah 80/60 !!!

mestinya harus opname, kata si perawat.... tapi dengan sungguh-sungguh memohon...
akhirnya, setelah dua ampul habis, aku sudah baikan.

lalu? kapok?
JELAS!!!
gak usah ditanya lagi bagaimana rasa sakitnya menghancurkan sampai ke tulang-tulang.
gak usah ditanya lagi bagaimana sedihnya hati ketika harus membiarkan gadis kecilku bertanya, mana bunda, mana ayah? pada sang oma...
hm.. belum lagi efek tubuh lemas, dan sariawan....

jangan coba-coba kalau kamu punya sakit lambung!
jangan coba-coba kalau kamu tau itu bisa membunuhmu....

enak siiiih memang...
siapa juga yang gak suka?
apa lagi maniak sambal dan semua yang berbau pedas seperti aku?!!!

tapi jangan sampai kamu mengalami hal yang sama seperti yang aku alami semalam.
syukurnya dokternya baik, mau mengabulkan permintaanku untuk tidak opname....

selanjutnya, biar ini jadi pelajaran bersama.


salam
-ephy-

Saturday, May 26, 2012

Kekuatan Otak

Aku pernah mendengar, kapasitas memori otak manusia, adalah seperti volume, 50 kali luas lapangan bola dikalikan 10 kali tugu monas. dan sepertinya itu adalah volume yang sangat besar.
tapi tentang pemanfaatannya, itu tergantung pada bagaimana manusianya memanfaatkan kemampuan otak tersebut.
pagi ini akhirnya aku browsing, dan mendapatkan info dari sini :

  • Otak bagian kiri
  • Otak bagian kiri kita atau bahasa ilmiahnya left cerebral hemisphere, merupakan bagian otak yang berpikir secara kognitif dan rasional. Bagian ini memiliki karakteristik khas yang bersifat logis, matematis, analitis, realistis, vertikal, kuantitatif, intelektual, obyektif, dan mengontrol sistem motorik tubuh bagian kanan.
  • Otak bagian kanan
  • Otak bagian kanan atau right cerebral hemisphere, adalah bagian otak yang berpikir secara afektif, kualitatif, impulsif, spiritual, holistik, emosional, artistik, kreatif, subyektif, simbolis, imajinatif, simultan, intuitif, dan mengontrol sistem motorik tubuh bagian kiri.
dan pagi ini aku mendapatkan satu pembuktian yang akurat.

pagi tadi aku ikut papa mengantar mama belanja, di salah satu persimpangan jalan yang cukup ramai, rombongan sepeda motor berbelok, mengambil posisi di depan mobil yang dikendarai papa. hanya dalam hitungan 10 sebuah tabrakan terjadi didepan mata papa yang sedang mengemudi. papa bisa menghentikan mobil, dengan perlambatan yang sangat akurat, sehingga tidak menabrak lagi dua sepeda motor yang saling bertabrakan didepannya, dan juga tidak dalam posisi me-rem mendadak yang membuat kendaraan dibelakang akan ikut kaget.

kehebatan otak disini, adalah, karena saat mengemudi, papa sedang mengulang hafalan ayatnya, dengan bacaan yang keras, sehingga mama yang sedang menghafal ayat itu, bisa mengikutinya.

bacaan ayat itu hanya terhenti sesaat, dan saat papa diminta melanjutkan hafalannya, setelah melewati dua sepeda motor yang saling bertabrakan (dan syukurnya hanya sepedanya yang remuk), papa bisa melanjutkan ayat yang terputus dengan lancar, dan tidak melakukan kesalahan.


lalu setelah bacaan selesai, aku menyadari sesuatu...

ketika kita sudah menghafal sesuatu, dan kita punya pengendalian diri yang baik, maka sepertinya, otak kita secara otomatis, menyetel segalanya dengan sebaik-baiknya.

keseimbangan kerja otak kiri dan kanan papa, terbukti.

dan aku tahu, kerja otakku tidak sebaik itu.

karena aku selalu saja menyerah ketika otak kanan dan kiriku tidak bekerja dengan seimbang dan bekerja sama antara satu dan yang lainnya.

aku berhenti mencoba menyetir mobil, saat setelah sekali aku hampir menyerempet sebuah mobil di simpangan jalan,

aku berhenti mencoba menghafal apa yang bisa aku hafal.

aku bisa menghafal wajah, tanpa menghafal nama orang, dan ketika aku mengingat seseorang, aku hanya bisa mengingat sesuatu yang aku inginkan dengan sangat, diatas 100%, jika kurang dari itu, maka tidak ada jejak di otakku. dan kalau sudah begitu, maka sisi otak yang lainnya tidak membantuku untuk ber-koordinasi dengan baik.

aku tidak pernah menghafal apa pun dalam hampir sembilan tahun terakhir.


dan rasanya sekarang saat yang baik untuk memaksimalkan fungsi otakku kembali. karena di usia mama yang hampir 50, mama masih bisa mengikuti kelas bahasa arab, menambah hafalan ayat-ayatnya, dan tetap menjadi ibu bagi anak-anaknya, dengan tidak terlibat emosi 'fatal' yang merusah kerja otaknya.


-review today-

ephy

Tuesday, August 09, 2011

Indonesia-ku, bukan New York atau Jepang!

udah lama pengen nulis ini, tapi baru sempat malam ini.... dan kebetulan juga nemu gambar punya seorang teman yang kayaknya cocok di pasang bareng postingan ini.
ini tentang cerita beberapa hari lalu, obrolan ringan yang terpikir bisa jadi bahan renungan bersama.
Indonesia, yang sebentar lagi merayakan hari jadinya yang ke 66, adalah sebuah negara besar, negara dengan keberagaman yang memikat, hanya saja... banyak hal-hal yang dianggap sepele, dan kemudian menjadikan hal itu kesulitan bagi banyak hal disekitar kita hari ini.

Hujan.
banyak kota di Indonesia yang dibangun oleh para arsitek jaman Belanda, dengan desain yang sangat antisipatif, Indonesia adalah negeri kepulauan dengan banyak gunung, yang tentunya menjadikannya memiliki banyak mata air, negeri dengan banyak hutan hujan, yang menjadikannya memiliki banyak sungai, berada di lintang khatulistiwa, beriklim tropis, dilewati dua angin muson, dan HUJAN adalah hal dominan.
ketika sebuah kota dibuka, maka akan banyak saluran air dibangun. kanal-kanal dari teluk, dan saluran irigasi untuk area pertanian ketika membuka hutan, agar ruang alir dan ruang serap tidak hilang begitu saja.
akan tetapi, ketika sudah berkembang sekarang ini, banyak para perancang dan perencana yang melupakan etika pada alam.
sungai-sungai yang mengalami sedimentasi, pendangkalan oleh sampah dan banyak hal yang dibuang keruang alir-nya.
ruang serap yang ditutup oleh perkerasan jalan dan atap-atap bangunan, dan tidak digantikan.
saluran air terbangun ditutup dengan beton, dan tidak menyisakan ruang bagi air hujan untuk menemukan tempat mengalir.
dan yang lebih parah lagi, ketika air tergenang di jalanan, manusia kita mencaci dan memaki setiap genangan yang ada, dan lupa bahwa itu adalah ulah manusia kita, MANUSIA INDONESIA.
dan yang memper-parah keadaan ketika hujan adalah, lubang-lubang galian di jalanan yang membuat semuanya semakin becek dan carut marut.
galian kabel, galian pipa air, galian ini... galian itu...

New York
Saya teringat salah satu bagian dalam sebuah film dengan setting kota New York. ada taman kota yang sangat luas, ada saluran air bawah tanah yang mengalirkan semua pembuangan ke teluk yang menjadi ruang pengolahan air kotor, dan jaringan kabel yang tersusun di gorong-gorong dibawah jalanan ber-aspal, yang sangat rapi.
bagaimana mereka bisa menjadikannya begitu?
tidak ada air tergenang di jalanan ketika hujan, genangan yang mungkin akan mengkhawatirkan bagi pengendara kendaraan yang sering teledor, genangan yang akan ditakuti para pejalan kaki....
seakan itu mimpi...
tapi itu memang ada disana, dan terkendali.

Jepang
Mama kemaren bercerita tentang etika dan moral bangsa Jepang. mereka yang sangat menghormati akan hak dan kewajiban, mereka yang sangat patut diacungi jempol dalam hal kedisiplinan dan tanggung jawab.
hal-hal positif yang mungkin masih dipertanyakan disini, di Indonesia.
ketika kamu menggali lubang, kamu harus menutupnya!
itu di Jepang.
disini?
ketika kamu menggali lubang, siapa yang akan menutupnya? kamu, saya, atau.....?
dan rasa-rasanya, hujan bukan masalah bagi orang Jepang, karena ketika Tsunami besar menghancurkan satu bagian kota, tidak ada tuh, caci maki diantara mereka...
tidak terdengar sampai keluar, keluhan-keluhan rakyatnya... di evakuasi ya berangkat, harus pindah ya langsung jalan...
seakan mereka sudah merencanakan dengan sedemikian rupa, jika bencana datang, dan banjir seperti halnya tsunami tidak akan jadi hal yang dibesar-besarkan dimulut, tapi langsung bergerak MENJALANKAN SOLUSI!

hm... sudah hampir tengah malam...
dan sudah hampir sebulan tidak ada hujan yang ber-arti disini...
tapi semoga saat hujan datang esok, ada yang mau menjalankan solusi, dan bertidak dengan perecanaan asal-asalan di negeri ini.


mencintai dengan sangat -bangsaku-


-phy-
agustus 9 2011
23:50



Thursday, October 15, 2009

Modernisasi (bahasa baru)

Ada beberapa hal yang ingin aku tuliskan dalam satu judul utama di atas.
MODERNISASI
mungkin yang lain akan bertanya, kenapa judul utamanya itu...
salah satu isinya adalah...

Pemilihan Puteri Indonesia, Nangroe Aceh Dasrussalaam, dan antara Keyakinanku dan Miss Universe

Hari ini cukup cerah (14 okt 09), daripada kemarin-kemarin terutama sejak gempa bumi meluluh-lantakkan Padang dan sekitarnya. Dan bukan hanya karena hari ini cerah, aku memilih judul diatas. Karena hal itu sudah ada sejak hari jum'at yang berlalu -saat PPI dihelat-.

Dari 38 Calon Puteri yang cantik, aku terpaku pada satu wajah cantik seorang gadis dengan selempang bertuliskan Nangroe Aceh Darussalaam, saat acara dimulai. tidak seperti beberapa tahun lalu, gadis-gadis dengan selempang itu akan mengenakan kerudung rapi, yang kali ini...
dia berkulit kuning langsat, dengan rambut hitam panjang tergerai indah di pundaknya, satu nama saja ku ingat. QORY.
Saat memasuki seleksi 10 besar, dia ada di daftar pertama
Saat memasuki seleksi 5 besar, aku segera terlelap, dalam hatiku berdoa...
"sekalipun dia yang menang, jangan pernah biarkan sang puteri pergi ke Miss Universe"

Ada banyak hal terlintas di dalam mimpiku malam itu... salah satunya, bagaimana akhirnya seorang gadis merobek pakaiannya, menanggalkannya... dan dia tak lagi peduli bagaimana keluarganya berusaha menjaga dirinya dan menanamkannya satu keyakinan, yang mungkin sama dengan keyakinanku...

"Ke-indahanmu, adalah saat kamu menutup auratmu. menjaga kehormatanmu dari pandangan mata-mata dunia."

"Kehormatanmu, adalah budaya bangsamu, tuntunan agamamu, dan ketika kamu menjaganya dengan tidak membuka yang menjadi rahasia dan keindahan dirimu bagi mereka yang tidak berhak atas kamu."

aku tersadar, dan salah satu bacaan wajib pagi hariku.. benar-benar memasang wajah cantik itu dihalaman depan.
namun seketika aku sadar, aura kecantikan, saat gadis itu masih memakai pakaian tertutup pada seleksi 10 besar, HILANG


Hari ini ada yang lain yang terlintas dalam benakku, saat aku melewati pagi dengan kesibukan yang berbeda...

S
esuatu yang aku pikir ini normal... pertanyaan besar bagaimana tentang menata dan mengatur waktu, saat seorang perempuan telah menikah, berkeluarga dan memiliki anak-anak...
"Selayaknyakah dia bekerja?"
aku menghabiskan banyak waktuku dirumah, sekedar menulis atau membaca... dan lebih banyak waktuku untuk membuka dunia lewat media massa.
tapi akankah tetap sama, saat nanti aku sudah menggendong anakku, dan mereka akan membuatku lebih sibuk dari yang hari ini?

Alhamdulillah, sahabatku yang sakit (karena kecelakaan) kemarin sudah pulih lagi... dia adalah seorang calon dokter, dan kesibukannya kadang membuatku tak habis pikir...
dan dalam hati kadang pertanyaan yang sama melintas, "bagaimana kelak jika dia berkeluarga nanti?"

Dalam pembahasan tentang moderenisasi diatas, ada banyak bahasa baru yang aku tidak atau lebih tepatnya belum mengerti.
tentang bagaimana menjadi ibu yang baik?
tentang apakah seorang ibu itu memang lebih baik dirumah?
atau, sekedar hal yang sederhana...
mau masak apa hari ini untuk anak-anakku nanti...
Imbas dari modernisasi adalah "pemanfaatan orang lain, untuk menyelesaikan kebutuhan ruamh tangga"
tapi semoga itu tidak terjadi padaku...

Ada banyak hal baru yang bisa kita bicarakan...
ada banyak hal kecil yang sering terabaikan...
semoga ada penyelesaian untuk setiap masalah kita..

(hari ini aku menambahkan link baru milik temanku yang juga dokter...)

malang, segar ceria pagi hari
15 oktober 2009
9:33 a.m.

Sunday, September 27, 2009

Dan Ketika Allah Mengujiku dengan Air Mata

Dan ketika kebahagiaan bercampur dalam gelas keharuan
Kata-kata tertuang mengukir benak meradang
Bukan sekadar apa yang tak bisa disampaikan lisan
Tapi sedalamnya ini jujur tentang perasaan

Allah menyampaikan dalam ayat-Nya
Dengan inti
"tak akan ada yang membuatmu jatuh, tersungkur, tenggelam dan tak bisa bangkit lagi. yang ada adalah, kamu harus berusaha jauh lebih baik, dari apa yang telah kamu usahakan sebelum kamu jatuh dan tersungkur."

Dan Allah Mengujiku dengan air mata,
Teguran keras yang aku terima
Membuatku menitikkan air mata

Aku kemudian berdoa, seraya meraih jemari terluka itu...
"Ya Rabb, air mata ini adalah bukti, bahwa kami lemah. Kami yang tak akan mampu hidup tanpa hadiah nyawa dari-Mu, kami yang hanya daging penuh dosa tanpa hidayah dari-Mu. Karena itu Ya Allah, jangan uji kami dengan air mata yang melemahkan iman kami, jangan jadikan kami manusia yang lupa dan lalai atas segala nikmat dari-Mu. Karena Ya Allah, air mata yang kami punya, harusnya air mata bentuk syukur kami, bentuk pasrah kami, bentuk ikhlas kami, atas semua yang Engkau berikan dalam hidup kami."

dan satu yang akan kujadikan penutup disini... adalah satu nyata
Allah telah menguji imanku, dengan kondisi sahabat terbaikku yang terbaring lemah usai mengalami kecelakaan hari Kamis lalu (24 September 2009, pagi).
dan doa itu hadir saat aku menemukannya terlihat sangat sulit memahami kondisinya sendiri. dan semoga Allah menjadikan cobaan ini sebagai penebal iman kami, dan semoga tidak akan ada yang menjadikan cobaan ini sebagai penghancur ketabahan kami.

Dan ketika Allah Mengujiku dengan air mata, aku tersenyum dan bersyukur... Dia masih memberikan kesempatan kedua dengan tidak mengambil nyawa ini dari jasad hidup ini...


malang, malam jam 10
Ahad, 8 Syawal 1430 H
27 September 2009 M

Friday, July 17, 2009

Ketika Indonesia Mencatat

Ketika Indonesia mecatatkan kembali sebuah luka, dan semua bertanya, "kenapa harus Indonesia?"
aku terdiam dan duduk dalam kacau dikepala
Apa mungkin, Indonesia punya banyak dosa? hingga harus ditegur dengan cara seperti itu?
Apa mungkin, aku yang disini menumpahkan dosa bagi Indonesia? hingga mereka yang harus menanggung akibatnya???

Ketika Indonesia mencatatkan kembali sebuah luka, yang kelak akan membekas dalam, dan dengan susah payah mengobatinya...
semua terdiam... dan menonton dengan gumam...
"Apa kita akan bertahan?? hidup dengan bekas-bekas luka yang terhujam dalam..."

hari ini, dicatatkan kembali sebuah luka;
Jakarta, Jum'at 17 Juli 2009 Bom meledak di Mega Kuningan,
Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton.

semoga... tak akan ada luka lain di hari lain...
semoga... Indonesiaku terus bertahan...
semoga... semua baik-baik saja...


malang, on table; nite 6.25 p.m.

Sunday, January 11, 2009

M3NC1NT41 D3N64N Basmalah

Kalau kemarin aku baru akan memulai, kali ini perjalan panjang telah dimulai.
Dimana sebuah anugrah cita dan cinta yang terhatur, telah disampaikan dengan mengucap Basmalah dalam hati lekat-lekat.
Kalau kemarin aku baru mencoba belajar menemukan apa yang jadi keinginan, dimana seharusnya hidup memang penuh doa dan ikhtiar. Kali ini, aku akan menjalaninya dengan segera.... (meski saat ini sedang tak punya ekspresi yang pantas untuk ditunjukkan pada khalayak)
Kali ini anugrah cinta itu telah disambut sebagai bagian dari tujuan masa depan hidup...
dengan mengucap Basmalah, "Bismillahirrahmanirrahiim"
telah kuterima ikatan itu, menjadi bagian dari satu langkahku... (n_n)

Terima Kasih Ya, Rabb...
Engkau telah jawab semua doaku, dengan keyakinan hati atas imanku pada-Mu
Terima kasih semua, Papa, Mama, adik-adikku, sahabat-sahabatku... kalian yang selalu menguatkanku untuk selalu bertutur dengan kebaikan, kebenaran, dan kejujuran
meski terkadang harus sedikit memaksaku untuk bertahan dan terus bersabar....
Aku akan memulai babak baru...

MENCINTAI DENGAN BASMALAH
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM.


Malang, 11 Januari 2009
Untuk seseorang... yang akan selalu aku inginkan

Wednesday, December 03, 2008

C4T4T4N LuK4 H4T!

Kamu gak akan pernah tau seberapa besar perasaanmu katika kamu sedang jatuh cinta. Karena itu sering kali kamu tak akan mengatakannya sampai kamu yakin benar kalau kamu sedang jatuh cinta. Meski sering jadinya itu menyenangkan, tapi banyak juga yang harus mengalami kepedihan karena cintanya tak tersampaikan. Ada satu waktu dimana kamu bisa merasakan mereka yang berduka, tapi sering pula kamu mangabaikannya karena berfikir itu tidak penting untuk disimak, apa lagi ikut bersimpati karenanya.

Tapi bagaimana jika kesedihan itu adalah bagian dari hidupmu? Bagaimana kalau ternyata kamu yang mengalami perih dan luka karena perasaan yang tak tersampaikan, karena ditolak, atau mungkin diabaikan.

Seseroang pernah mengajarkan dengan nyata padaku tentang, lebih baik kamu ditinggalkan daripada ada tapi diabaikan, dan ditinggalkan itu jauh lebih baik dari pada kamu ada, tapi dibenci selamanya dan kebencian itu tak terhapuskan.

Dia yang meninggalkan, seringkali menyimpulkan untuk tidak menggambarkan kebencian yang mungkin akan menyakitimu. Sungguh, itu semua nyata. Meski terkadang akan sangat sulit menerimanya.

Aku tidak sedang mengatakan hal yang hiperbolis, hanya saja ini adalah cerita tentang banyak hal yang menyakitkan, kemudian meninggalkannya adalah pilihan terbaik karena tak ingin menyimpan kesedihan itu menjadi kebencian.

Seorang kekasih yang jauh dari pandangan, sering kali bertanya tentang bagaimana kabar dan seperti apa sekarang kita. Tapi bagaimana jika itu tidak dilakukannya? Bagaimana jika sang kekasih lebih memilih untuk menjadi pendengar saja, tanpa banyak bertanya? Bagaimana jika dia lebih menyenangi tinggal dalam diam dan membisu diantara kenyataan bahwa kita ingin disapa dan ditanyai tentang apa-apa yang ada dalam diri kita saat ini?

Ada banyak ide tumpah ketika aku sedang sakit hati. Setengah gila kalau kata –phy-. Bukan berarti aku benar-benar gila, tapi yang senyatanya aku memang merasakan sakit hingga terluka, dan perasaan yang terbunuh namun tidak pernah mati. Seperti hantu atau roh yang gentayangan? Mungkin seperti itu. Aku merasakan semua yang sudah berlalu itu masih nyata dan bisa kunikmati seperti yang sudah-sudah. Tidak habis pikir terkadang, kenapa aku bisa memilih untuk bertahan dengan rasa ini?

Satu hari dimana aku jatuh hati, aku sangat termotifasi karena dia, aku merasa hidup karena dia, aku menjadi aku yang sangat aku. Tapi kemudian dia menghilang tanpa kata. Dia tidak memberi jawaban atas banyak tanyaku, bahkan dia tidak pernah ada saat aku inginkan dia ada. Itu membuat aku sakit, sampai menangis untuk menahan airmata agar tidak tumpah. Menangis tanpa air mata? Ya, aku melakukannya. Hanya terbekap diam menahan sedu dibawah bantal dan selimut. Kalau dia tau sudah menyakitiku sampai seperti itu, sungguh pasti akan sangat menyesal dia melakukannya terhadapku.

Hal yang menyakitkan telah banyak mengajarkanku untuk bertahan dalam diam yang beku, menyimpan semua duka itu dalam satu peti kebisuan, dan hanya berkata-kata lewat tulisan yang mungkin hanya akan dibaca sebagai sedikit fiksi dan seulas hiburan yang menyemangati siapapun untuk berbuat lebih baik dari yang sudah aku lakukan.

Kebencian dan luka itu sudah jadi bagian yang melekat dalam tulisan-tulisanku. Seperti kembar identik dengan usaha bertahan menghasilkan karya walau tak ada yang membaca. Ya, seperti itu.

Ada cerita luka yang lain, yang tidak mungkin diabaikan walau hanya tertoreh oleh pena. Cerita tentang sebuah persahabatan yang diakhiri dengan perpisahan yang menyisakan luka, dan terlupakan setelah sekian lama tak bertemu muka. Itu aneh, terkesan ganjil dan sulit dimengerti. Tapi kenyataannya ada.

Menyemai cinta, memupuk kasih, menuai benci?

Cerita yang aneh….

Aku sedang berusaha menguasai diriku dari menulis banyak hal buruk yang mungkin akan melukai banyak orang disekitarku. Aku ini orang paling menyedihkan dalam memaknai kenyataan, karena pada garis nyata dihadapanku, aku hanya orang yang menikmati fiksi hingga mati terbunuh oleh perasaan kacau dan menyakitkan. Siapa yang percaya? Gak bakal ada. Bahkan kalaupun ada, psikiater andal sekalipun hanya akan mengatakan, aku butuh relaksasi, refreshing, dan sejenak meninggalkan khayalan-khayalan mematikanku itu.

Aku tidak punya pendengar, sekalipun bundaku mendengarkan, aku tidak bicara dengan hatinya. Aku hanya bicara agar bunda sedikit tau kalau aku tetap baik-baik saja ditengah kekacauan dan bungkam diamku menghadapi banyak kekakcauan yang tak terselesaikan oleh separuh kerja otakku sebagai manusia normal.

Ok

Ok

Ok

Kita kembali pada catatan menyedihkan ini.

Aku sedang diruntuhi rasa jenuh, sedang ditimbun kebosanan, sedang bertempur melawan kebencian karena seorang gila yang membuatku bertanya-tanya, apa mau dia dariku. Aku tidak suka dipermainkan. Siapa yang suka???? Dipermainkan? Apa lagi perasaan yang dipakai!!!

Aku bakal bikin dia mati dengan caraku. Mati dan tak punya rasa apa-apa lagi.

Suara setan sedang berbisik dalam otakku, hingga jemariku melambat saat mengeja.

Aku berhenti.

Berhenti


27 November 2008 11:00 a.m

Saturday, February 17, 2007

pErEmpU4n mEnggUg4t


pembukaan....